Batas Logika

“Fad pernah gak sih mempertanyakan keberadaan Tuhan?”

Saya terdiam mendengar pertanyaan itu dari teman saya. Pertama, terlintas bahwa agama yang saya peluk adalah agama yang saya dapat dari keturunan atau bawaan lahir. Terlanjur beragama, saya berseloroh dalam hati. Tidak bisa menjawab. Satu kata lalu dua kata hingga kata-kata berikutnya tidak ada yang bisa saya pilah untuk menjawab.

“Jangan-jangan Tuhan itu hanya sugesti? Saat kita kosong dan tanpa pegangan”

Memilih untuk terus mendengarkan mungkin lebih baik. Toh, tidak semua pertanyaan butuh jawaban, sebagian pertanyaan mungkin hanya butuh untuk didengarkan. Sambil mendengarkan, otak saya mencoba melampaui kapasitas manusia. Menyenggol batas-batas logika. Mengisi teka-teki silang saja logika saya terbatas, mana bisa menjawab teka-teki semesta.

***

Sore hari di rumah, pertanyaan itu menjadi oleh-oleh yang tidak juga habis untuk dijawab oleh otak. Saya hanya teringat waktu sekolah dulu, ada teman yang mengaku atheis. Lucu, dia pikir beragama itu merepotkan. Tapi apa dia tidak sadar bahwa tidak-beragama itu lebih merepotkan. Ya jelas lebih merepotkan untuk menjadi atheis, tidak memiliki tuhan. Maka dari itu saya memilih untuk memeluk agama saja.

Kalau tuhan diartikan sebagai Zat yang diagungkan, Zat yang dapat menentramkan, Zat penentu dalam kehidupan, dan Zat sebagai tujuan yang selalu dikejar. Maka begitu banyak ‘Tuhan’ di dunia ini. Beberapa orang terlanjur mengagungkan ilmu pengetahuan, beberapa orang terlanjur ditentramkan oleh alam, beberapa orang lagi merasa uang dan jabatan sangat menentukan hidupnya, dan beberapa orang memiliki tujuan-tujuan hidup yang dikejar dan terus dikejar. Terlalu banyak yang bisa dan menjadi ‘tuhan’ di dunia ini bukan?

Manusia lahir dengan cara yang sama, tapi bebas untuk hidup seperti apa, lalu terpaksa mati dengan cara yang berbeda-beda. Tergantung apa yang ‘dipertuhankan’, mungkin.

Advertisements

4 thoughts on “Batas Logika

  1. sbg yg beragama shrsnya bs mnjwb ini dmn Tuhanmu berada dalam Khalamnya Allah SWT memberi petunjukmu buka surat ke-20 Taha ayat 5, surat ke 25 Al-Furqan ayat 59…perkuat Tauhidmu maka engkau akan mengetahui Penciptamu agar tdk samanya kita dgn kaum jahiliyah, menyamakan Allah dgn bentuk sama halnya kita mensekutukanNya dan dosa mensekutukan Allah sama dengan orang-orang syirik bukan??,dari TK,SD -dewasa skrg kita bljr agama yg seharusnya bkn sebuah turunan atau sekedar mengikuti orang tua tetapi sudah perlu dirubah paradigmanya bahwa islam ialah sebuah keyakinan dan identitas diri yg kita imani dan insya Allah kita menjadi orang yg bertakwa. berpikir sederhana saja “si pembuat meja dari kayu,tdklah sama dengan pembuatnya toh?” maka aku berharap adikku ini telah menemui kepercayaannya !! good luck

  2. Okee. Tuhan itu ada. Tapi sejak kapan? Apa tiba-tiba muncul begitu saja? Apakah ada sesuatu sebelum muncul Tuhan? Enggak.

    Lalu mengapa Tuhan menciptakan manusia? Jin dan manusia diciptakan untuk menyembah Tuhan. Okee. Kenapa begitu? Apa Tuhan butuh disembah?

    “Kehidupan di dunia ini adalah kesempatan bagi manusia untuk koreksi diri sehingga pantas untuk berada di sisi Tuhannya.” #quotes

    Lalu kenapa? Kenapa? !@#$%^&*

    ngomong-ngomong, mempertanyakan hal-hal semacam ini dosa nggak ya? :v
    salaam kenal šŸ™‚

  3. Gue juga sempet nanya sama gue agama itu apa?
    Gue jawab a=tidak gama= kacau, jadi agama tidak kacau

    Gue juga pernah tanya sama diri sendiri Tuhan seperti apa dan dimana?
    Gue akhirnya menemukan tuhan pada keyakinan akan adanya zat yang maha sempurna, maha segala-galanya yang menggerakan hati semua manusia yang meyakininya. Jadi buat gue tuhan ada di hati. Bersama setiap waktu..

    Ada juga yang sempat tanya mengapa mereka (kaum animisme) tidak memeluk agama yg di peluk oleh mayoritas penduduk?
    Gue jawab agama itu pilihan. Setiap orang berhak memilih untuk meyakini yg mana. Agama itu jalan hidup, bebas memilih jalan.

    Hanya keyakinan yang bisa mengalahkan BATAS LOGIKA…

Diskusi yuk

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s