Tags

,

Sembilan orang berangkat menuju Jogjakarta, tujuan utama kami adalah berkunjung ke teman-teman Pers Mahasiswa dari UGM dan UNY untuk sekedar saling bertukar pengalaman. Dan gak mungkin kalau ke Jogja tanpa JALAN-JALAN!

***

Perjalanan menuju Jogja

Hari pertama (24/12/2012)

Masih dalam perjalanan, ini kali pertama gue pergi ke jogja pagi-pagi dan artinya ga akan tidur karena mau liat pemandangan mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah sampai ke Jogja sampe abis.

Tempat pertama yang berhasil bikin-celana gue basah-adalah Brebes, melintasi lahan perkebunan bawang yang luas lalu bukit-bukit kecil yang hijau mirip di desa Shire tempat tinggal para Hobbit di film Lord of the Ring. Haduh fantasi gue berlebihan mungkin. Tapi sumpah ini keren apa lagi waktu tiba-tiba awan mendung yang pergi menjauh, seakan serupa kekuatan kegelapan Sauron. *tiba-tiba gue jadi smeagol*

Ini keren parah bos

Senja datang, jingga violetnya menemani rehat kami di Kebumen. Sekadar mengendurkan otot dan menunaikan kewajiban ibadah. Masih beberapa ratus KM lagi menuju Jogjakarta. Dan lucunya, Angga si navigator memilih jalan antah berantah menuju jogja. Terpujilah kau Google Map, gara-gara lo sembilan orang mahasiswa masuk ke jalan yang sepi, gelap, dan permukaan jalan yang rusak. Hampir ga ada kendaraan lain bareng kita, hampir ga ada penerangan jalan, hampir pecah semua bisul di pantat (kalau punya bisul dan kalau aja gue punya pantat). Belakangan angga baru tau kalau jalan yang kami lewatin namanya Jalan Deandlesdan emang orang gak mau lewat situ kalau udah malem.

senja violet dan jingga

Syukur gue masih sehat dan ganteng (walau keriting) setelah melewati jalan Deandles itu, gak lama sampailah kita pada saat yang berbahagia selamat sentosa adil dan makmur di Daerah Istimewa Jogjakarta. Tanah Sultan, tanah rakyat nganu! Senengnya kombinasi, antara seneng-akhirnya sampai Jogja juga-dan seneng-akhirnya libur ini bukan di dramaga-.

Selamat datang!

Anik, Thony, Angga dan Adit lagi seneng nungguin makanan.

Bersambung….