Tags

,

Masih sangat dingin udara Bogor di hari senin pukul 4.30 pagi itu. Padahal alarm sudah membangunkan gue dari 40 menit yang lalu, telat. Harusnya jam 5 gue udah berkumpul daerah balebak, bertemu 7 orang lain yang akan menuju ke Jogjakarta. Setengah panik gue buru-buru mandi dll ngejar keterlambatan sebelumnya gue bangunin Angga di kamar sebelah yang juga akan ikut pergi.

Jam 5.20 kami berdua baru pergi, dan beruntung ada ojeg sepagi itu. Naas, satu-satunya ojeg yang ada di pangkalan harus menerima cobaan waktu fajar belum tinggi. Motornya ditumpuk tiga, tukang ojek – gue – angga (dengan badannya yang 2x badan gue). Turun di depan gang samping SC kami lanjut jalan kaki, sambil berharap belum telat-telat banget dan juga berharap gak pada lebih ngaret. Ah bener aja begitu keluar dari gang ada Mas Jawa dan Thony yang sama-sama baru jalan menuju balebak tempat kumpul nanti. Hahaha mereka kesiangan juga gegara begadang.

Jam 7.00 sudah full team 9 orang yang akan berangkat, ada Thony sebagai driver dari mobil gran max, Angga sebagai Navigator berbekal google maps, Erma sebagai otak perjalanan, Nana sebagai Debt Collector, Anik sebagai-yang nemenin Erma ngomong bahasa Nganu Jawa-, Adit sebagai –mamang vcd taman topi penyedia lagu-, dan terakhir ada Masjawaa, Jihad dan gue sebagai tukang pijet driver. Karena perjalanan ini gue sadar dengan bakat memijat gue, beda tipis dengan Kevin Aprilio yang berbakat memijat piano.

Perjalanan pun dimulai…

IMG_0036