Kuliah lagi, tugas lagi, praktikum lagi, laporan lagi, udah gitu ga mandi lagi. Rasanya kalau yang gue lakuin cuma muter-muter ga jauh dari itu-itu aja, gue takut kalau suatu saat nanti kondisi kaya di Film Wall-E jadi nyata. Manusia lupa cara hidup.

Benar kata dosen sosiologi gue, “sekarang udara itu harus beli/bayar”. Warga Jakarta rame-rame ke puncak-bogor misalnya cuma buat ‘membeli’ udara bersih yang gak bisa mereka dapatkan di Ibu Kota yang sesak. Rela mengular berjam-jam di jalan demi O2 yang sebenernya lebih sedikit kadarnya di dataran yang lebih tinggi. ya kan?

Rabu, 9 Mei 2012 gue dan teman-teman dari P07 juga ikut ‘membeli’ udara. Katanya sih maen ke Kebun Raya Cibodas buat menambah keakraban kelas dan perpisahan di semester akhir.

rombongan P07 tiba di Kebun Raya Cibodas

masuk pintu gerbang

Tiap Orang membayar 50.000 untuk ikut acara ini, atau tiap lubang hidung membayar 25.000 untuk menikmati udara. Gue jamin lubang hidung anda pasti puas dengan udara disana yang sejuk, segar dan bersih. Tapi gue gak menyarankan kalian buat beli Mochi (red- nama makanan) disana, itu lebih mirip upil hijau dilumuri bedak Caladyne dari pada makanan.

Disana kita mengadakan games, makan bareng, naik kuda, main di air-terjun-yang-lupa-gue-foto, nyanyi-nyayi di saung. Acaranya seru, seenggaknya lebih lah seru dari pada tidur di asrama doang dan donor darah ke kutu-kasur.

***

memeluk gunung tangan tak sampai

Sebenernya gue kurang ngerti apa inti dari acara ini, kalau tujuannya keakraban yah tapi acara ini belum efektif. Belum ada komunikasi yang efektif, kita belum pernah duduk bareng-bareng dan ngobrol bukan cuma untuk kenal tapi juga mengerti untuk lihat yang sudah lewat dan nanti kedepannya. Kurang sreg aja kalau main ini itu cuma buat formalitas dan ngisi waktu acara, iya tapi seru sih dan berkesan sih. Senang bisa sekelas dengan kalian, semoga kita masuk fakultas dan departemen masing-masing dan hanya meninggalkan jejak hebat di TPB. Dan ga ada tuh hal jelek yang kebawa nantinya.

Oh iya maaf yak, ga ada maksud apa-apa cuma kadang otak gue beda sendiri. Gak paham juga nih sama otak gue.

***

Hijaunya rumput kami

***

ini beberapa fotonya lagi:

supir dan para kondektur

games