Tags

,

Setelah migrain 2 hari yang lalu, mungkin otak gue agak sedikit lumayan kegoncang. Kemarin gue migrain, penyebabnya  karena gue flu atau karena gue keracunan tugas yang datang silih berganti. Entah.

Banyak isi kepala yang ingin gue keluarin. Mulai dari BBM yang “Pasti PAS dan Pasti Naik”, serangan Tomcat, Pak Dahlan Iskan yang ngamuk di gerbang tol dan gue yang makin kecanduan MSG.

Dari masalah BBM yang naik, gue sih setuju BBM naik. Soalnya harga BBM di Indonesia itu kan dijual murah selama ini karena subsidi dari pemerintah. Nah, tapi dilain sisi gue juga ga setuju (labil) karena pasti ada efek dari kenaikan BBM. Harga barang pokok naik, biaya transportasi naik, ongkos produksi naik, bulanan kost naik moga ga naik. Iya jadi gitu, kasian kan yang kena efeknya apalagi kalau orang miskin. Kapan nih Pak Dahlan Iskan ngamuk di SPBU? hehe

***

Di asrama gue ada sebuah phobia yang melegenda dan terus berlanjut dari generasi ke generasi. Yaitu, phobia kutu kasur. Hampir 95% penghuni asrama pernah mendonorkan darahnya ke kutu kasur yang baunya kaya ketek golum. Tapi baru-baru ini gue denger ada serangga lain yang katanya lebih ganas, TOMCAT.

Gak terlalu ngerti juga dengan serangga yang asing ini. Yang pasti Tomcat dan Kutu Kasur bisa bikin keganasan singa terlihat sangat pecundang. Hanya trio macan yang tak tertandingi di dunia tarik suara dan seni menggelengkan kepala.
Taukah lo asal-usul nama tomcat? Kenapa serangga seganas itu diberi nama tomcat? Gue pun punya sebuah hipotesa.
Jadi waktu gue baca berita “Tomcat serang Surabaya” gue pikir tomcat itu nama gengster atau mafia semacam Johnkey. Ternyata itu serangga. -_-
Setelah gue telusuri lagi nama tomcat mungkin diambil dari nama salah satu karakter kartun jaman dulu. Tom si kucing di kartun Tom and Jerry. Tom memang kucing yang  licik dan ganas, jadi kita pun harus waspada dengan Tomcat. Tapi jangan takut, tom juga bodoh dan bisa dipecundangi oleh seekor tikus. Jadi jerrymouse adalah solusi untuk mengendalikan tomcat. Simple. Haha

image

tom and jerry | sumber: http://www.dan-dare.org

Oke ngawur deh tadi, tomcat itu serangga biasa yang unik. Jadi teliti dulu kaya apa sebenernya dia. Lalu kembalikan ‘rumah’ mereka kalau kalian gak mau mereka ‘mampir’ ke rumah kalian. Jangan basmi mereka, mereka punya nicia (peranan dalem ekosistem) yang jangan diganggu. Mungkin juga karena burung pemangsa mereka sudah kita ‘perkosa’ hak hidupnya maka si tomcat jadi overpopulating. Perbaiki keadaan, bukan memperburuknya.🙂

***

UPDATE
nih ada link yang lebih bener klik disini serangan tomcat tidak berbahaya

Salam afika